Inilah Sebabnya Amerika Menjadikan Papua Target Setelah Timur Tengah
Posted: June 24, 2011 in alam, Iptek, Lingkungan, pecinta alamEkspedisi Pembuatan Jalur Tebing Ciporong Mapala Krakatau
Posted: May 22, 2011 in alam, Climbing, Mapala, pecinta alam, petualanganEkspedisi Pembuatan Jalur Tebing ini adalah pembuatan jalur Sport Climbing, jalur yg dibuat di kawasan Batuan Andesit Pengobelan Merak Banten, kegiatan tersebut pada tanggal 1 s.d 3 April 2011, team pembuat jalur yaitu Hendri sebagai leader MK 139 09, Andhika Bayu SPL MK 12708, dan Guntur PU 12006.
Ekspedisi Pembuatan Jalur Tebing bertujuan untuk melatih skiil dalam pembuatan jalur di tebing dan juga menambah sarana latihan dalam olahraga panjat tebing, serta menyalurkan minat dan bakat olahraga Panjat tebing,
sistem pembuatan jalur menggunakan teknik top rope dimana pembuat jalur dimulai dari atas ke bawah, alat utama yang digunakan untuk pembuatan jalur yakni dengan bolt anchor atau biasa dikenal dengan anchor yang menggunakan baut dan hanger. langkah awal untuk pembuatan jalur pertama tama membuat hanger tebing teratas untuk pengaman utama top rope, dalam pemasangan hanger yakni lubangi secukunya dengan menggunakan handrill dan tamtam (Palu Tebing) selanjutnya pemasangan hanger dengan bolt (baut) anchor yg dikencangkan dengan kunci pas, langkah berikutnya adalah penentuan titik yang akan dipasang hanger berikutnya dengan cara mencoba memanjat sistem top rope, berikutnya pemasangan hanger dengan cara yang sama dari atas ke bawah.
Adapun kesulitan yang dialami oleh tim pembuat jalur adalah penentuan titik untuk pemasangan hanger, kesulitan ini bisa diatasi dengan membaca struktur tebing dengan teliti, ini berkaitan dengan tali karmantel yang bergesekan dengan tebing sehingga dapat membuat kerusakan pada tali, ini merupakan hal yg tidak diinginkan oleh tim karna dapat mengurangi tingkat keamanan.
Pembuatan jalur ini dibuat selama 18 jam dalam rentang waktu 3 hari, jalur tebing yang dihasilkan kurang lebih memiliki ketinggian 12 meter sebanyak 13 hanger. jalur yg dibuat ini dinamakan jalur “KUBANG” , adapun filosofi penamaan jalur tersebut karena adanya kubangan atau hole yg digenangi air.
langsung aja hasil dokumentasi dari tim pembuat jalur Chek This Out
Ekspedisi Geologi III Mapala Krakatau merupakan Program kerja yang berkesinambungan dalam hal penelitian ekosistem goa dan pemetaannya yg diharapkan bisa menjadi refrensi terhadap perkembangan ilmu Speleologi, kegiatan ini juga telah dilaksanakan sebelumnya di kawasan Karts Bayah Banten Selatan, namun pada Ekspedisi Geologi III ini dilaksanakan di kawasan Karts Pangkalan Karawang, Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 s.d 27 Maret 2011.
Karst Pangkalan Karawang merupakan bentukan Karst Sempurna karena sudah terbentuknya kawasan eksokarts dan endokarts, eksokarts itu sebuah kawasan karst di permukaan tanah yg ditandai dengan tebing tebing karts dan danau karts. sedangkan endokarts adalah goa, maka kawasan karts pangkalan disebut dengan karts sempurna gan….!!!! di kawasan tersebut terdapat 29 goa, dikawasan inipun terdapat penambangan batu kapur yg dilakukan oleh warga setempat dan juga pihak swasta .
Goa yang di petakan dalam kegiatan tersebut yaitu Goa Bau dan Goa Lele yang berlokasi di kawasan Kars Pangkalan Karawang, Anggota Team Ekspedisi Geologi III Mapala Krakatau Yaitu Lukmanul hakim sebagai leader dengan No MK 13409, Yayan Suryana No.MK 13208, Mamat No.MK 12507, Firman Abdi No.MK12908.
Jenis goa Bau adalah Vertical dengan kedalaman 19 meter yang dibawahnya terdapat Chamber, goa tersebut termasuk goa kering, biota yg terdapat di goa tersebut seperti kelawar, kodok & kalajengking. Goa Lele jenis vertical terdapat Dua Pitt tinggi total 15 meter, pitt pertama 9 meter, pitt ke dua 6 meter, terdapat air yg berasal dari goa itu sendiri dan ada ikan lele di goa tersebut. Banyaknya reruntuhan atau biasa dikenal dengan nama boulder di goa lele membuat pemetaan harus naik turun reruntuhan tersebut, dan terdapat pula lorong yang kering dan sebagian lorong yg terendam air..
Mohon do’a dan dukungannya untuk tim Mapala Krakatau yang akan berlaga dalam kejuaraan Nasional Arung Jeram Ciberang open ,
Kejurnas ini akan diselenggarakan pada tanggal 25 – 27 Maret 2011.
anggota tim yang akan maju antara lain Muhamad Irsyad, Bayu Ungaran , Yusron , Karikanov s putra , Tegar , dan Bengbeng.
Semoga kita bisa melakukan yang terbaik bagi Mapala Krakatau
Mapala Krakatau
Kubangun
Kujaga
Ku bela
Team Putra Mapala Krakatau Rafting
Karikanov Saputra (Captain)
Chandra Respati
M.Irsad
Bayu Unggaran
Yusron Bachtiar Ardhi
Guntur P.U
Chandra Dwi Nugraha
Anindita (Manager Team)
Diklat XXIII Mapala Krakatau
Posted: February 19, 2011 in alam, Gunung, Hutan, Mountaineering, pecinta alam, Pendakian, petualangan, UncategorizedSelamat bergabung dalam keluarga besar Mapala Krakatau Fakultas Teknik Untirta, kepada ankatan Semut Bara.. pendidikan dan pelatihan ke 23 ini terlaksana pada tanggal 31 januari s.d 6 Febuari 2011 dengan mengangkat tema “Bertahan lebih lama atau maju terpaksa karena alam media kehidupan untuk hidup” diklat ke 23 MPA-K bertempat di Gunung Aseupan Pandeglang – Banten yang terletak di kordinat : S 06’17, 4.76′ – E 105’56.569′.
tidak hanya pendidikan dan latihan sebelum keberangkatan pun kami menyempatkan untuk bakti sosial dengan penanaman pohon yang diserahkan secara simbolis oleh kepala desa setempat, karna sering terjadinya longsor di daerah tersebut, Mapala Krakatau bekerja sama dengan BEM FT.Untirta mengadakan bakti sosial tersebut dengan mengusung tema One men, One tree
chek this out
Pengembaraan Anggota Muda Mapala Krakatau Gn.Arjuna Wilerang (3339mdpl)
Posted: January 7, 2011 in alam, Gunung, Hutan, jelajah, krakatau, Mapala, Mountaineering, pecinta alam, Pendakian, petualangan, UntirtaGema Merah Putih 5
Posted: January 3, 2011 in alam, Cilegon, Climbing, Gunung, Mapala, Mountaineering, pecinta alam, UncategorizedMAPALA KRAKATAU PRESENT
GEMA MERAH PUTIH V
PEMBUKAAN GMP V MAPALA KRAKATAU
SEMINAR Lingkungan & Kampanye Lingkungan
Lomba Lintas Alam Memperebutkan Piala Menegpora & Piala Belgilir Gubernur Banten
Penanaman & Konservasi Lingkungan
Fun Bike, Climbing Fun & Plantation
Dangduttan okee
National Climbing Competition
Malam Penutupan Gema Merah Putih 5 Mapala Krakatau
Pra diklat Mapala Krakatau 2010 (orientasi Materi dan Simulasi Lapangan) bru saja terlewati, pada tanggal 6 – 7 November 2010. pra diklat yang merupakan suatu pembekalan sebelum melaksanakan Diklat berjalan dengan lancar, para peserta sangat antusias dalam menjalani proses tersebut, Pra diklat kali ini terdapat 3 sesi yaitu sesi pertama adalah orientasi materi dimana peserta mendapatkan materi dasar tentang kegiatan alam bebas, seperti : Pengetahuan Umum Mapala Krakatau, Survival, Materi dasar Gunung Hutan, Materi dasar Arung Jeram, Materi Dasar Caving, Materi dasar Diving, Materi Dasar Climbing, dan Materi Dasar Lingkungan Hidup.
Sesi yang kedua adalah Simulasi Lapangan, dimana peserta mempraktekan materi materi yang telah di sampaikan terutama dalam keilmuan Survival, Gunung Hutan, Caving dan Climbing. yang disimulasikan di alam terbuka.
Sesi yang ketiga adalah Orientasi Lapangan dimana peserta akan menpraktekan secara lebih kompleks dalam kegiatan alam bebas..
KALIANDA, KOMPAS.com - Aktivitas gempa vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami peningkatan mencapai 101 kali sejak Jumat (5/11/2010) dini hari pukul 00.01 WIB.
Kepala Pos pengamatan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Desa Hargopancuran Kecamatan Rajabasa, Jumat mengatakan, gempa tersebut yakni gempa vulkanik dalam sebanyak 49 kali dan gempa vulkanik dangkal 52 kali.
Sedangkan sehari sebelumnya, pada periode yang sama tercatat hanya 73 gempa vulkanik yakni gempa vulkanik dalam sebanyak 31 kali dan gempa vulkanik dangkal 42 kali.
“Namun untuk letusan cenderung turun dari 33 kali menjadi 19 kali sampai Jumat siang, dan gempa tremor dari 39 kali menjadi 27 kali sedangkan hembusan masih sama sebanyak 35 kali,” terang dia.
“Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami penurunan dari segi letusan namun frekuensi gempa tremor tercatat lebih panjang,” kata dia.
Menurut dia, gempa vulkanik, letusan, gempa tremor dan hembusan akan mencapai ratusan kali dalam sehari karena status Anak Krakatau masih waspada, meskipun cenderung fluktuatif.
“Ketinggian semburan abu dan debu vulkanik masih antara 600 sampai 1.000 meter,” kata dia.
Ia menyatakan, semburan debu dan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terus berlangsung seperti biasa, namun masih aman bagi warga sekitar, karena jaraknya mencapai 15 kilometer sementara jarak aman radius 2-3 kilometer.
Dia menambahkan, akibat berkembangnya informasi peningkatan aktivitas GAK ini, sejumlah pengelola tempat wisata datang ke pos pemantau dan mengeluhkan berkurangnya jumlah pengunjung terutama untuk objek wisata hunian atau penginapan yang berada di pesisir pantai.
“Sejumlah pengelola datang meminta informasi kondisi GAK secara akurat karena selama ini dibesar-besarkan sehingga wisatawan takut,” kata dia.
Sejauh ini Anak Krakatau masih aman bagi warga sekitar untuk beraktivitas maupun di tempat-tempat wisata berpengunjung tidak perlu mengkhawatirkannya karena ini fenomena tahunan.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Sutono, mengatakan, pemerintah setempat akan mensosialisasikan kepada seluruh pengunjung atau wisatawan luar daerah bahwa Gunung Anak Krakatau masih sangat aman sehingga tidak perlu khawatir untuk singgah di Lampung Selatan.
“Bahkan peningkatan aktivitas GAK tersebut merupakan salah satu fenomena yang menarik jika dilihat dari pesisir Kabupaten Lampung Selatan, namun hendaknya tetap waspada pada radius aman,” katanya.
ANT
regional.kompas.com
Gema Merah Putih V 2010
Posted: November 6, 2010 in Flora & Fauna, Gunung, Lingkungan, Mapala, Mountaineering, pecinta alam, petualangan, Uncategorized, UntirtaAssalamu’alaikum
Salam Ka’onak
Semarak merah putih di impleme ntasikan melalui gagasan rasional sekumpulan pemuda yang berdasarkan kepada semangat kepemudaan untuk kebangsaan dengan perumusan mas
alah seputar Lingkungan hidup.. kondisi lingkungan hidup di Indonesia dewasa ini menjadi hal yang fundamental untuk ditangani secara konsen dan kontinyu. Beberapa dampak rusaknya lingkungan hidup Indonesia dari ibu kotanya sendiri yaitu Jakarta. Banjir, longsor, tsunami, dll. Ini semua terjadi karena manusia sebagian besar telah mengabaikan firman-NYA (Q.S. Ar-Ruum : 41). Yang semestinya manusia menjaga lingkungannya dengan baik bukan sebaliknya yang merusak bahkan tak mengendahkan titah Tuhan (Q.S. Al-A’raaf : 56). Dan diperkuat melalui UU 32 tahun 2009 Pasal 3 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup. Oleh karena ini semua manusia harus tersadar dan introspeksi diri terhadap apa yang telah terj
adi. Provinsi Banten dengan Visi & Misinya terpapar dengan jelas dan sangat menyinggung lingkungan hidup, bahkan menciptakan untuk terjaga lingkungan hidup di daerah Banten, program mulia tersebut secara kooperatif kami respon dengan baik.
Hal ini harus kita kerjakan secara gotong royong dengan kontinyu, karena tugas ini memerlukan waktu yang panjang tatkala Negara Indonesia berdasarkan hasil survey lembaga Internasional menduduki peringkat ke-4 besar dampak lingkungan absolute terburuk dari 228 Negara dunia (Menurut Indeks:absolut). Pemeringkatan dilakukan menurut 2 (dua) jenis indeks, yaitu pada suatu “proportional” environtmental impact ranking, dimana dampak lingkungan diukur terhadap total ketersediaan sumber daya alam dan suatu “absolute” environtmental impact ranking yang mengukur total degradasi lingkungan suatu Negara pada skala global. Tentunya ini harus kita ciptakan dengan sungguh-sungguh agar tercipta lingkungan yang hidup untuk dapat kita lestarikan.
Topik terkini pun mengenai dunia pariwisata budaya, pariwisata budaya merupakan jenis pariwisata yang berdasarkan pada mosaic tempat, tradisi, kesenian, dan pengalaman yang memotret suatu bangsa/suku bangsa dengan memasyarakat, yang merefleksikan keanekaragaman (diversity) dan identitas (character) dari masyarakat atau bangsa bersangkutan. Garrison keillor, pada tahun 1995 dalam pidatonya pada white house conference on travel & tourism di amerika serikat, telah mendefinisikan pariwisata budaya amerika secara baik dengan mengatakan, “we need to think about cultural tourism because really there is no other kind of tourism. It’s what tourism is…people don’t come to amerika for our airports, people don’t come to America for our hotels, or the recreation facilities…They come for our culture: high culture, low culture, middle culture, right, left, real or imagined, they come here to see America.” Singkatnya pariwisata budaya menjadi asset nilai sebuah bangsa, pencitraan sebuah bangsa untuk pariwisata budaya dapat di ciptakan dan di sinergiskan dengan pengelolaan lingkungan hidup.
Terlepas oleh beberapa hal di atas, hal yang menarik dan akan menjadi harapan sebuah bangsa yaitu pemuda. Pemuda penyangga sebuah bangsa harus terakomodir dengan baik sehingga dapat di bina menjadi pemuda yang berkualitas dan memiliki nilai untuk bangsanya. Seperti pada structural yang dimana pemuda sangat identik dengan olahraga. Sehingga MENNEGPORA RI yaitu Andi Mallarangeng menghimbau “Budayakan Olahraga sebagai gaya Hidup modern”. (Situs Web Resmi Presiden RI, Kamis 07 Januari 2010). Dan ini diharapkan tercermin kepada pemuda Indonesia yang di integrasikan dengan prestasi-prestasi yang di hasilkan melalui bidang Olahraga.
Gema merah putih V mencoba menghadirkan 3 Aspek yang menurut kami bagian yangdapat tertanggulangi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan bangsa kita. Aspek lingkungan hidup, aspek budaya & pariwisata, dan aspek pemuda & olahraga. Ini menjadi rantai kebutuhan bangsa Indonesia dewasa ini. Dalam hal ini kami mencoba bergerak melangkah maju melalui daerah banten, dimana banten wilayah teritori yang ingin kami eksplore terkait dengan kemajuan daerah menjadi parameter kemajuan sebuah bangsa, yang harapannya seluruh daerah di penjuru nusantara dapat mengekspresikan semangat kepemudaannya melalui berbagai cara yang berbuah hasil positif untuk bangsa kita, Membantu mengamalkan Pancasila dalam wujud apapun dan yang terpenting melakukan apa yang baik di mulai dari pribadi yang dicerminkan pada golongan. Atas nama pribadi kami tidak merasa bangga menjadi bangsa Indonesia, melainkan kami akan merasa bangga jikalau kami dapat menjadi kebanggan bangsa Indonesia.
Wabillahittaufik wal hidayah
Tgl Kegiatan : 14 s.d 19 Desember 2010
Jenis Kegiatan :
Nb. Lomba Lintas Alam 1 Team Terdiri dari 3 Orang
Pendaftaran Via email: gemamerahputih5@gmail.com
Pembayaran via transfer di no rek BRI. 0831-01-004634-53-7 a.n Dewi Angraini
Info Lebih Lengkap Hubungi Sekretariat Gema Merah Putih V (0254)9147504
Ketua Pelaksana
Mohamad Fachri Amin
Kabut Rimba, MK.125107
















































































